My Read Lists

Selasa, 13 November 2012

Di Berlalunya 22 Tahun Usiaku

Ehh.. hari ini aku ultah ya??
Waaah.. aku lupa... #muka cengo :D



My 22nd Birthday

Tepat hari ini usiaku berkurang 22 tahun.

Benar-benar tak menyangka, aku sudah setua ini. Sepertinya baru saja kemarin aku mengenakan seragam merah putih. Lalu aku beralih mengenakan seragam putih biru. Kemudian, 7 tahun yang lalu aku merasakan bangku putih abu-abu yang begitu penuh warna persahabatan, cinta pertama, dan pengkhianatan..

Semuanya terasa cepat berlalu, walaupun dulu aku ingin segera mencapai titik ini. Titik dimana:
1. Aku sudah pantas memakai baju yang terkesan lebih dewasa daripada wajahku yang sebenarnya masih pantas mengenakan seragam SMA #ini ciyuuus loh!
2. Aku tidak lagi meminjam kosmetik milik ibuku yang digunakan hanya sekedar untuk main-main saja, melainkan karena emang udah butuh untuk menciptakan kesan dewasa pada wajahku yang imut nan unyu ini
3. Aku bisa memakai sepatu yang udah nggak rata lagi alias rada tinggi (belum berani pake heels diatas 10 cm)
4. Aku mulai sering menghadiri pernikahan teman-temanku #yang ini bikin mupeng
5. Aku telah mengubah statusku dari mahasiswa menjadi pengangguran #nyesek

Udah 22 tahun ya ternyata? Tapi, di hari lahirku kali ini biasa aja menurutku mah.

"No more celebration, tart, candle, even more gift. I've been 22nd now."

Kalimat diatas benar-benar terjadi dan berlaku padaku saat ini. Hari lahir yang dulu-dulu sering dirayakan bersama teman dan keluarga, tidak lupa dengan acara tiup lilin dan potong kue, lalu begitu banyak kado yang aku dapatkan, sekarang semua itu nggak ada lagi. Ulang tahun bukan sesuatu yang pantas dirayakan lagi, karena umurku sedang dikurangi. Ya, sisa hidupku didunia ini semakin berkurang, dan tentu saja aku tidak tahu berapa banyak lagi sisa yang masih aku miliki. Bisa setahun, setengah tahun, satu bulan, satu hari, atau mungkin satu jam lagi.

Namun begitu, aku berharap di 22 tahun berlalunya hari-hariku ini, semoga saja aku sudah sedikit memberikan manfaat untuk agamaku, orang-orang disekelilingku, orang-orang yang ku sayangi dan menyayangiku, sekolahku, lingkunganku, dan juga negaraku. Aku sadar banyak hal yang sudah aku perbuat selama ini yang ternyata tidak memberikan manfaat, atau bahkan menyakiti dan melukai orang-orang disekelilingku. Tidak ada manusia yang sempurna didunia ini, tapi sungguh aku menyesal dan berusaha ingin mengurangi semua tabiat burukku itu. :(

Ya, di berlalunya 22 tahun usiaku ini banyak hal yang harus aku lakukan dan mimpi-mimpi ingin aku wujudkan. Tak perlu muluk-muluk lah, segala keinginan yang berbau materi insya Allah bisa dicari dan didapatkan asal rajin menabung. Tapi, untuk urusan kepribadian dan membahagiakan orang-orang yang kusayangi sepertinya akan sedikit membutuhkan waktu. Never mind, I'll do my best.


 Hmm... yang jelas, di berlalunya 22 tahun usiaku ini, banyak sekali yang sudah aku lalui. Banyak hal yang membuatku semakin menyadari betapa sering aku tidak bersyukur atas segala yang telah diberikanNya, dan nikmat sehat dan sempat yang diberikan Allah swt padaku hingga saat ini tak ternilai harganya. Dan juga banyak orang yang baru aku temui, atau orang-orang lama yang sampai saat ini masih bertahan dan setia menemaniku. Aku ingin berterimakasih pada:

1. Allah swt yang masih mengizinkanku untuk bernafas hingga saat ini.
2. Ayah & Ibuku, yang sudah memberikan begitu banyak hal yang sudah pasti tidak akan bisa aku ganti.
3. Keluarga ku yang jelas tak mungkin aku sebutkan satu persatu, terimakasih atas semua dukungan dan doa kalian.
4. Sahabat-sahabatku: Devina a.k.a Diphi, Intan Rosza a.k.a Budhe, Tutus Eshananda a.k.a Nanda, Siska Andriyani a.k.a Tita, M. Ridlo Nur Ar-Rofi a.k.a Warjo, Fitri Setyaningsih a.k.a Mamah Pipit, Nawangi Dahlia a.k.a Ni Naw, Aurora Rizka HP a.k.a Bebeb, Annis Fitri Z a.k.a Farhan, Heru Pramono, M.Ridlo Nur Ar-Rozzaq a.k.a Kodok, dan Mega Mareta Ngalih a.k.a Meg. Terimakasih kalian sudah memberikan begitu banyak warna dalam hari-hariku dulu, kini dan nanti.
5.  Semua teman-teman yang aku kenal dan mengenalku, semua orang yang ku sayang dan menyayangiku. Terimakasih telah menjadi bagian dalam hidupku.
8. Guru dan dosenku, terimakasih atas semua ilmu dan pengalaman yang sudah kalian berikan padaku,

Tanpa kalian semua, aku tidak akan menjadi seperti sekarang. Untuk orang-orang yang menyakitiku dan membenciku, terimakasih karena kalian aku jadi bisa lebih bersyukur dan menyadari segala kekuranganku.

Waaahh... udah deh sesi melow-nya. Sekarang saatnya menatap kedepan, bersiap menjadi seorang wanita seutuhnya (yang kata Annis Fitri Zamzami gue itu nggak utuh sebelumnya #puas lo?) yang berpikir dan bertindak dewasa. Nggak ada lagi tuh yang namanya perilaku yang kekanak-kanakan. Malu ah sama muka yang kian lama semakin menua #aarrgh.. keriput. 

Well, udah dulu kali ya.. Semoga aja masih diberi kesempatan buat nulis postingan "Di Berlalunya 23 Tahun Usiaku" tahun depan. Amiiin..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar